-->

Hindari Bikin PR, Bocah Ngumpet di Teras Apartemen Lantai 11

- 9/13/2014
advertise here
Bocah Ngumpet
Beijing - Seorang bocah laki-laki nekat memanjat keluar dari jendela kamar tidur di apartemen berlantai 11 di Yibin, Provinsi Sichuan, China. Alasannya, ia tidak mau mengerjakan tugas sekolahnya.

Bocah bernama Xiao Kai itu pun menghabiskan waktu 2 jam duduk di serambi sempit di bawah jendela kamarnya, setelah dimarahi ibunya pada Senin pagi, 8 September 2014 lalu. Demikian yang diberitakan Daily Mail, Kamis (11/9/2014).

Bocah berusia 12 tahun itu menolak mengerjakan PR-nya sebelum Festival Musim Gugur dan ingin tidur seharian karena ia sedang tidak sekolah pada hari itu. Sang ibu yang tidak sependapat pun memarahinya, mengganggap si anak malas bukan main.

Terus mendapat ocehan dari ibunya, Kai pun mengunci diri di dalam kamar. Ketika sang ibu mencari kunci lain untuk membuka pintu, bocah itu nekat keluar dari jendela kamarnya.

Terkejut melihat sang anak bersembunyi di dekat genteng, sang ibu kemudian menghubungi polisi dan petugas keamanan apartemen.

"Ketika kami tiba di rumah Xiao Kai, ibunya khawatir akan keselamatan anaknya, ia mencoba beberapa kali menariknya ke dalam rumah namun tidak berhasil," kata seoang petugas keamanan, Luo.

Melalui usaha keras selama 2 jam, Kai pun berhasil dibujuk setelah sang ibu berjanji tidak akan memukulinya karena tidak mengerjakan PR. Petugas langsung memberinya seutas tali dan menariknya kembali ke rumah.

Seorang perwakilan dari komite manajemen properti bernama Yang mengatakan, bocah itu sangat takut dimarahi ibunya.

"Kami mengatakan bahwa ibunya salah telah memukuli putranya, polisi akan membawa si ibu untuk diselidiki," kata Yang.

"Kai adalah siswa yang tertutup namun memiliki perilaku baik. Dia lelah harus dimarahi ibunya setiap kali," tutup Yang.
Kejadian tragis lain di China juga sempat menimpa seorang balita. Ia menderita dan ketakutan selama beberapa saat karena kakinya tercebur dan terjepit toilet yang tengah digunakannya.

Bocah berusia 3 tahun di Kota Kaili, Provinsi Guizhou, China ini tak berhenti menangis sambil memeluk ibunya saat kakinya terjepit toilet jongkok di rumahnya.

Petugas pemadam datang membantu mengeluarkan si balita. Namun saat hendak ditolong, bocah laki-laki dari China ini terus menangis karena sakit dan ketakutan.


Sumber | Liputan 6
Advertisement advertise here