Sarung tangan dokter ketinggalan dalam perut pasien!

- 12/03/2013
advertise here

Sarung tangan dokter ketinggalan dalam perut pasien
Sarung tangan dokter ketinggalan dalam perut pasien! / sharon-binks
Portal Orange - Bayangkan jika Anda pergi ke kamar kecil untuk buang air, namun tiba-tiba mengetahui ada sarung tangan latex yang keluar dari tubuh Anda. Apa yang akan Anda rasakan? Ngeri, tentu saja. Kengerian itulah yang dirasakan Sharon Binks, wanita 42 tahun asal Derbyshire ketika mengetahui ada sarung tangan yang keluar dari tubuhnya saat buang air.

Sebelumnya, Sharon Binks menjalani operasi pengangkatan rahim (hysterectomy) di rumah sakit Royal Derby Hospital. Karena merasa tubuhnya belum baikan, Binks masih berada di rumah sakit tersebut. Namun tiba-tiba dia merasakan sakit yang sangat pada perutnya. Awalnya Binks menganggap itu hanya sakit perut biasa, sampai dia merasa ada benda aneh yang keluar dari tubuhnya. Ya, benda itu tak lain adalah sarung tangan latex yang 'ditinggalkan' dokter dalam perutnya ketika melakukan operasi.

"Kejadian itu sangat mengerikan. Ketika aku ke toilet, aku tiba-tiba merasa ada sesuatu yang licin muncul dari tubuhku. Aku menariknya keluar dan aku melihat sebuah sarung tangan latex besar yang penuh darah," ungkap Binks menceritakan kengeriannya, seperti dilansir oleh Daily Mail(02/12).

Binks yang sudah memiliki enam anak itu segera memberitahu perawat dan mereka melakukan pemeriksaan organ dalam secara menyeluruh padanya. Binks memang belum siap pulang karena tubuhnya belum benar-benar bugar. Namun dia juga bersyukur dia belum pulang ketika mengalami kejadian itu.

"Ini seharusnya tak pernah terjadi. Aku masih menduga bagaimana hal seperti ini bisa terjadi. Bagaimana sarung tangan bisa tertinggal dalam tubuhku. Aku tak membayangkan betapa bahayanya jika sarung tangan itu tetap di dalam," tambahnya.

Selanjutnya pihak rumah sakit berjanji akan menelusuri kejadian tersebut dan meminta maaf sedalam-dalamnya pada Binks. Mereka mengaku sangat menjaga keamanan pasien dan memastikan hal yang sama tak akan terulang lagi.


"Kami sangat menyesal atas kejadian yang menimpa Nyonya Binks, dan meminta maaf untuk itu. Tentu saja hal ini tak seharusnya terjadi, dan kami akan melakukan investigasi mendalam," jelas Sue James, eksekutif dari Derby Hospital.

Kejadian semacam ini ada baiknya untuk dijadikan pelajaran bagi semua pihak. Semoga tak ada yang mengalami seperti yang dialami oleh Sharon Binks lagi di masa depan.


sumber: Merdeka.com

Advertisement advertise here