Khasiat dan manfaat kandungan kecambah

- 7/05/2014
advertise here
Khasiat dan manfaat kandungan kecambah
Portal Orange - Siapa yang tak kenal dengan kecambah. Di balik bentuknya yang kecil dan imut, kecambah ternyata menyimpan banyak manfaat kesehatan. Kecambah bahkan disebut sebagai makanan terbaik yang bisa ditambahkan pada makanan apapun.

Kecambah sangat baik bagi kesehatan dan perkembangan tubuh, karena membersihkan darah dan memperkuat sistem kekebalan tubuh agar kita terlindungi dari penyakit. Dalam Naturopati, kecambah disebut sebagai obat karena memiliki sifat yang mempromosikan kesehatan.

Biji-bijian akan memiliki nilai gizi tertinggi pada saat berkecambah. Kecambah mengandung konsentrasi nutrisi lebih besar seperti vitamin E, potasium, zat besi, bahan kimia nabati, antioksidan, bioflavonoid, kemo protectants dan protein. Juga mengandung nutrisi lain seperti asam folat, seng, niacin, riboflavin, tembaga dan magnesium yang sangat baik untuk rambut.

Ada banyak varietas kecambah yang tersedia, yang meliputi kacang kedelai, kacang hijau, kacang polong dll. Kacang hitam, kacang merah, kacang garbanzo, dan kacang pinto juga dapat digunakan sebagai kecambah.

Khasiat dan manfaat kandungan kecambah

Masih tak yakin dengan Khasiat dan Manfaat kecambah bagi kesehatan? Berikut adalah beberapa Khasiat dan Manfaat kandungan kecambah.

1. Kaya serat

Kecambah mengandung banyak serat dan bisa dipastikan bahwa makanan ini akan membantu menghilangkan semua lemak dan racun yang berkumpul dalam tubuh dengan cepat. Kecambah akan membantu mengeluarkan racun tersebut sebelum menempel pada dinding usus. Ini berarti kecambah juga membantu Anda menurunkan berat badan.

2. Kaya protein

Protein yang terkandung dalam kecambah cukup tinggi. Ini karena kualitas protein yang paling tinggi dan terbaik ada pada saat tanaman sedang berkecambah. Karena itu kecambah merupakan makanan yang sehat untuk dikonsumsi.

3. Meningkatkan energi

Kecambah membantu meningkatkan energi. Selain itu, kecambah juga baik dikonsumsi karena membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Kecambah juga membantu orang menjadi lebih aktif dan tidak bermalas-malasan.

4. Dipenuhi nutrisi

Meski bentuknya kecil, namun kecambah dipenuhi oleh banyak nutrisi dan vitamin seperti vitamin A, B kompleks, C, dan E. Proses tumbuhnya kecambah membuat kuantitas vitamin ini semakin meningkat. Hal ini membuat kecambah sangat cocok dikonsumsi oleh semua usia, terutama bagi mereka yang kekurangan vitamin.

5. Mengandung banyak enzim

Kecambah dipenuhi oleh enzim yang bekerja sebagai katalis bagi semua fungsi penting tubuh. Enzim ini berfungsi untuk mengekstrak nutrisi dari makanan dan menyimpannya untuk kepentingan tubuh. Kecambah kaya akan enzim dan karena itu sangat bermanfaat untuk kesehatan.

6. Mengandung asam lemak penting

Kecambah juga mengandung asam lemak penting yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan dan fungsi tubuh. Asam lemak sangat dibutuhkan dalam diet sehari-hari.

Itulah beberapa manfaat kandungan kecambah dan alasan mengapa Anda harus lebih sering makan kecambah. Namun sebelum mengonsumsi kecambah,

  • Pastikan kecambah dibersihkan dengan benar karena kecambah yang tak bersih bisa menyebabkan infeksi bakteri.
  • Jika Anda membeli kecambah, periksa apakah kecambah masih dalam kondisi yang baik. Jangan mencuci atau memotong kecambah sebelum disimpan, tetapi Anda bisa menghilangkan daun terluar yang kuning atau layu. Tempatkan kecambah dalam kantong plastik yang longgar dan berlubang sebelum didinginkan. Kecambah segar hanya  bisa bertahan maksimal selama 15 hari dalam lemari es.
  • Dalam proses pembuatan kecambah tidak boleh melibatkan penggunaan bahan kimia, karena tentu saja bisa berbahaya bagi kesehatan. Sebaiknya dapatkan kecambah bersertifikat organik, karena kecambah paling bagus dikonsumsi mentah. Kecambah juga rentan terhadap jamur, sehingga harus terkena sinar matahari yang tepat untuk menghindari jamur dan bakteri.
  • Wanita hamil perlu menghindari makan kecambah mentah karena kemungkinan bahaya bakteri. Bila tidak dibersihkan dan ditumbuhkan dengan cara yang baik, kecambah dapat menimbulkan bakteri yang paling umumyaitu salmonella dan e – coli (penyebab diare, mual, kram perut, demam dan penyakit serius lainnya pada wanita hamil). Namun ibu hamil masih aman mengkonsumsi kecambah yang sudah dimasak dengan baik.
  • Kecambah harus selalu dicuci sebelum dikonsumsi untuk menghilangkan jamur dan sisa pestisida. Kecambah yang sudah berbau seperti busuk sebaiknya tidak dikonsumsi.
  • Sebaiknya mengindari memasak, memanggang atau menggoreng kecambah karena ia akan kehilangan nilai gizinya jika terkena panas.


Advertisement advertise here