Fenomenal "Kabar Gembira" dari Kulit Manggis

- 7/12/2014
advertise here
Manggis Mengandung Xanthone
Kulit Manggis mengandung zat xanthone sebagai antioksidan,
antiinflamasi, antihistamin, antibakteri, antialergi, dan antitumor
Portal Orange - “Kabar gembira” soal kulit manggis yang tengah fenomenal, seharusnya sudah drisebarkan sejak lama. Sebab, buah yang selama ini warna kulitnya dianggap buruk itu, punya sejuta manfaat.

Manggis dikenal sebagai buah tropis. Ia banyak tumbuh di Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Indonesia, dan beberapa daerah di Afrika. Namun, ia dibalut kulit keras dan kusam.

Berbeda dengan jeruk atau apel yang sudah tampak menggiurkan meski dari luar saja, manggis harus dibuka dulu untuk menemukan daging buahnya yang putih bersih. Cita rasanya manis dan segar.

Pada abad ke-18, buah manggis sudah terbukti ampuh untuk mengobati berbagai penyakit dan kecantikan. Banyak negara di Asia menjadikannya obat tradisional. Bahkan Ratu Victoria mengakuinya.

Bukan hanya buahnya, kulit manggis pun punya sejuta manfaat. Bagian “terbuang” itu, mengandung zat xanthone sebagai antioksidan, antiinflamasi, antihistamin, antibakteri, antialergi, dan antitumor.

Merangkum berbagai sumber, ini 10 manfaat kesehatan kulit manggis.

Radikal bebas Antioksidan aktif dalam xanthone lebih tinggi 66,7 kali dari wortel dan 8,3 kali dari kulit jeruk. Ia bisa menyembuhkan sel-sel tubuh yang rusak akibat radikal bebas. Zat itu juga memperlambat penuaan.

Kardiovaskular Penyakit kardiovaskular dan degeneratif lainnya juga bisa dicegah dengan kulit manggis. Selain itu, kulit manggis yang biasanya dinikmati dengan dijus juga mencegah kerusakan fisik dan mental.

Berat badan Kulit manggis pun bisa membantu menurunkan berat badan. Antioksidan dalam xanthone akan menyeimbangkan hormon penyebab penumpukan lemak dalam tubuh.

Stres Kesehatan mental bisa dihindari dengan kulit manggis. Xanthone juga bisa menyeimbangkan kadar hormon kortisol yang berkaitan dengan stres. Sehingga, depresi menurun dan suasana hati membaik.

Alzheimer Penurunan fungsi otak bisa dicegah, karena kulit manggis mengandung flavonoid yang akan menghentikan kerusakan memori ringan. Gangguan saraf pemicu parkinson pun takkan menghantui.

Pencernaan Punya asam lambung? Tak perlu khawatir mengonsumsi kulit manggis. Antioksidannya bisa menurunkan kandungan asam pada lambung. Zat antimikrobanya juga memerangi bakteri serta jamur dalam perut.

Selain mengatasi maag, gangguan fungsi pencernaan seperti diare juga bisa dicegah. Begitupula dengan radang usus, karena ada kandungan kulit manggis yang bisa menghambat infeksi.

Batu ginjal Mengonsumsi kulit manggis secara rutin akan memudahkan buang air kecil. Dengan begitu, penyakit seperti infeksi kandung atau saluran kemih dan batu ginjal akan terusir jauh-jauh.

Tekanan darah Kulit manggis mengandung mineral yang tinggi, seperti tembaga, kalium, dan magnesium. Kaliumnya bisa memberi perlindungan terhadap stroke, karena mengontrol denyut jantung dan tekanan darah.

Kanker Antioksidannya bukan hanya melindungi dari penyakit jantung dan stroke. Itu juga ampuh mencegah kanker. Radikal bebas bisa menyebabkan stres oksidatif. Itulah yang dijauhkan oleh kulit manggis.

Sel darah merah bisa ditingkatkan dengan kulit manggis. Aliran darah pun lancar, dan pembuluh darah bersih. Itu menghalangi penyakit aterosklerosis, kolesterol tinggi, jantung, dan nyeri dada. (Vivalife)
Advertisement advertise here