Pelukan Ibu, obat Mujarab bagi si kecil sakit

- 12/22/2015
advertise here
Pelukan Ibu, obat Mujarab bagi si kecil sakit
Ternyata pelukan Ibu, Obat Jitu Ketika si Kecil Sakit
Pelukan Ibu, obat Mujarab bagi si kecil sakit - Apakah Anda kini sedang membesarkan buah hati yang masih bayi? Ini adalah kesempatan emas yang sangat sayang bila diabaikan. Gunakan kesempatan emas ini untuk memberikan sentuhan kasih sayang karena berbagai keajaibannya.

Secara umum, kedekatan ibu sangat dibutuhkan oleh bayi. Melalui kedekatan inilah sang bayi mengembangkan dasar-dasar karakternya. Bila kedekatan ini tidak terwujud, si bayi mengeluarkan sinyal protes dalam berbagai bentuk, misalnya merengek, hiperaktif, atau tidak bisa tenang. Kedekatan juga dibutuhkan karena dunia yang sekarang ia hadapi berbeda dengan dunia alam rahim. Di dunia barunya ini, ia dituntut harus belajar tentang banyak hal dan beradaptasi dengan berbagai situasi dan kondisi.

Tentu, namanya juga proses belajar dan adaptasi, sudah pasti banyak mendatangkan stress, kekhawatiran, dan permasalahan. Berbagai bentuk sentuhan fisik, seperti pelukan atau dekapan adalah obat gratis yang sangat mujarab untuk menghadirkan ketentangan dan rasa aman.

Sentuhan fisik yang digerakkan kasih sayang sang Ibu adalah media komunikasi dimana si bayi memahaminya sebagai jaminan bahwa dirinya aman, dirinya dicintai, atau segalanya sedang berjalan lancar.
 Sentuhan fisik juga menyimpan keajaiban lain karena sangat berpengaruh bagi pertumbuhan dan perkembangan. The Urban Child Institute adalah lembaga yang sudah banyak melakukan studi tentang perkembangan bayi sejak tahun 2006 yang kemudian hasilnya disebarluaskan dalam bentuk tulisan ilmiah. Hasil studi mereka menyimpulkan bahwa touch (sentuhan fisik), talk (mengajak berbicara), dan play (bermain dengan menggerakkan fisiknya) adalah tiga hal yang sangat mendasar bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Bayi yang kurang disentuh akan mengalami lambat tumbuh. Ini tidak saja berlaku bagi bayi yang lahir prematur. Semua bayi mengalami hal ini. Bayi yang kurang sentuhan juga mengalami persoalan pada perkembanan kognitif dan emosinya. Ini akan terkait dengan bagaimana mengatasi masalah, bagaimana menciptakan kebahagiaan dan hubungan personal.

Bahkan ada hal yang pernah cukup mengagetkan banyak pihak saat Journal of Epidemiology and Community Health menurunkan laporannya bulan Juli 2010 tentang hubungan kasih sayang Ibu dan perkembangan anak dari bayi sampai dewasa. Studi menyimpulkan bahwa orang yang sempat menikmati kasih sayang berlimpah dari sang Ibu saat bayi ternyata punya level kebingungan dan distress (stress yang sudah tinggi) paling rendah. Menurut laporan, studi diikuti oleh 4 ribu bayi dengan ibunya yang saat itu usianya 8 bulan hingga berusia 34 tahun. Studi mengungkap bahwa bayi yang diperlakukan dengan hangat, dipeluk, atau dicium sejak usianya 8 bulan ternyata lebih ‘pede’, lebih mudah beradaptasi dengan kenyataan, dan tidak mudah dikalutkan oleh stress.

Manfaat pelukan ibu tidak hanya sebatas semasa anak bayi saja. Pelukan Ibu bisa membantu anak usia 3 tahun belajar untuk mulai berpisah dengan Anda. Ibu bisa membantu anak untuk lebih mudah berpisah dengan memberinya perhatian yang sebentar tapi sering. Peluk ia, beri perhatian kemudian tinggalkan untuk bermain sendiri, sebelum Ibu kembali lagi dan memberi perhatian lagi padanya. Dengan cara ini anak akan tahu bahwa Anda akan selalu kembali. Bila anak belum percaya diri, pelukan Ibu bisa membuatnya lebih tenang.

Bagi si 5 tahun yang semakin mampu membedakan antara khayalan dan realitas, masa ini rasa takutnya juga semakin kongkret. Mereka seringkali takut terhadap hewan tertentu, petir dikala hujan lebat, dan sebagainya. Ibu bisa menanggapi rasa takut anak dengan tenang dan menghiburnya. Pelukan dari Ibu tentu bisa membuat anak terhibur dan merasa lebih baik. Dorong juga ia dengan menggunakan kata-kata positif.
 
Luar biasa bukan dahsyatnya sentuhan kasih sayang sang Ibu?

Semoga bermanfaat



Sumber

Advertisement advertise here